Terungkap! 230 Anak Pekalongan Alami Stunting, Ini Solusi Pemkot
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengungkapkan bahwa 230 anak di wilayahnya mengalami stunting (kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis). Menyikapi hal ini, Pemkot telah menyiapkan sejumlah solusi untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Penyebab Stunting di Pekalongan
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kasus stunting di Pekalongan meliputi:
-
Kurangnya asupan gizi selama kehamilan dan masa pertumbuhan anak.
-
Faktor ekonomi keluarga yang memengaruhi kemampuan memenuhi kebutuhan pangan bergizi.
-
Kurangnya pemahaman orang tua tentang pola asuh dan pemberian makanan sehat.
Solusi Pemkot Pekalongan
Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Pekalongan mengambil langkah-langkah berikut:
-
Intervensi Gizi Spesifik
-
Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan balita.
-
Suplementasi vitamin dan mineral untuk anak-anak.
-
-
Peningkatan Layanan Kesehatan
-
Pemantauan rutin pertumbuhan anak di posyandu dan puskesmas.
-
Edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui melalui program “Ayo Melek Gizi”.
-
-
Program Pendampingan Keluarga
-
Pendampingan oleh kader kesehatan dan tim Tim Pendamping Keluarga Harapan (TPKH) untuk keluarga berisiko stunting.
-
Sosialisasi pola asuh dan sanitasi yang baik.
-

Baca juga: Program Srikandi Perluas Cakupan UHC di Batang, Jadi Percontohan Sinergi Swasta dan Pemerintah
-
Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
-
Kerja sama dengan TP PKK, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk mendukung program pencegahan stuntng.
-
Optimalisasi dana desa dan bantuan sosial untuk keluarga kurang mampu.
-
Target Penurunan Stunting
Pemkot Pekalongan menargetkan penurunan angka stuntng secara bertahap dengan fokus pada intervensi 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.
Ajakan kepada Masyarakat
Wali Kota Pekalongan mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama orang tua, untuk:
✔ Memperhatikan asupan gizi anak sejak dalam kandungan.
✔ Rajin memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan.
✔ Menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Diharapkan dengan upaya kolaboratif ini, kasus stuntng di Pekalongan dapat ditekan secara signifikan, sehingga anak-anak dapat tumbuh optimal dan berdaya saing di masa depan.
#StopStunting #PekalonganSehat





