, , ,

Pemkab Pekalongan Juara I Penurunan Prevalensi Stunting Tingkat Jawa Tengah

oleh -669 Dilihat

Berita Pekalongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berhasil meraih Juara I Penurunan Prevalensi Stunting tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Jawa Tengah.

Hasil Kerja Kolektif dan Terintegrasi

Keberhasilan Pemkab Pekalongan menurunkan prevalensi stunting tidak terlepas dari kerja kolektif lintas sektor. Program penanganan stunting dilaksanakan secara terintegrasi dengan melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader posyandu, hingga dukungan masyarakat.

Pendekatan kolaboratif ini dinilai efektif dalam menjangkau kelompok sasaran, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Fokus Intervensi Spesifik dan Sensitif

Pemkab Pekalongan menerapkan dua pendekatan utama dalam penanganan stunting, yakni intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik mencakup pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, intervensi sensitif dilakukan melalui perbaikan sanitasi lingkungan, penyediaan air bersih, edukasi gizi keluarga, serta penguatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Peran Posyandu dan Kader Kesehatan

Posyandu dan kader kesehatan menjadi ujung tombak dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan. Pemkab secara konsisten memperkuat kapasitas kader melalui pelatihan dan pendampingan agar mampu memberikan edukasi gizi dan kesehatan secara tepat kepada masyarakat.

Keaktifan posyandu dalam melakukan penimbangan rutin dan pendataan balita juga menjadi faktor penting dalam memantau dan menekan angka stunting.

Pemkab Pekalongan
Pemkab Pekalongan

Baca juga: Anggota DPR RI Ashraff Abu Temui Konstituen di Kabupaten Pekalongan, Sosialisasi Pilar Kebangsaan

Apresiasi dari Pemerintah Provinsi

Prestasi Juara I ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Pekalongan dinilai mampu menerjemahkan kebijakan nasional dan provinsi ke dalam program nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.

Capaian ini sekaligus menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi oleh daerah lain dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Komitmen Anggaran dan Kebijakan Berkelanjutan

Pemkab Pekalongan menunjukkan komitmen kuat melalui dukungan kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada program kesehatan dan gizi masyarakat. Alokasi anggaran difokuskan pada program prioritas penurunan stunting, termasuk penguatan layanan kesehatan dasar dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen ini menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program agar hasil yang dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Dampak Positif bagi Kualitas SDM

Penurunan prevalensi stunting diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pekalongan. Anak-anak yang tumbuh sehat dan optimal akan menjadi generasi yang lebih produktif dan berdaya saing di masa depan.

Pemkab Pekalongan menilai keberhasilan ini bukan akhir dari upaya, melainkan awal untuk terus memperkuat pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Target Penurunan Stunting Terus Diperkuat

Meski berhasil meraih juara, Pemkab Pekalongan menegaskan akan terus memperkuat program penurunan stunting. Evaluasi dan inovasi akan terus dilakukan agar angka stunting dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai investasi masa depan daerah.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.