Berita Pekalongan – Kawasan Pasir Kraton Kramat (PKK), Kota Pekalongan, kembali terendam banjir setinggi sekitar setengah meter. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk mengusulkan program revitalisasi kawasan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir dan penataan lingkungan permukiman.
Banjir yang merendam kawasan padat penduduk ini menimbulkan aktivitas warga terganggu dan menambah daftar wilayah rawan genangan di Kota Pekalongan.
Banjir Rendam Permukiman Warga
Genangan air setinggi kurang lebih 50 sentimeter merendam sejumlah rumah warga, jalan lingkungan, serta fasilitas umum di kawasan Pasir Kraton Kramat. Kondisi ini diperparah oleh curah hujan tinggi dan sistem drainase yang belum optimal menampung limpasan air.
Warga setempat mengaku banjir seperti ini kerap terjadi, terutama saat hujan deras berlangsung cukup lama. Selain menghambat aktivitas sehari-hari, banjir juga berdampak pada kesehatan dan kondisi lingkungan permukiman.
Pemkot Pekalongan Usulkan Revitalisasi Kawasan
Menanggapi kondisi tersebut, Pemkot Pekalongan mengambil langkah dengan mengusulkan revitalisasi kawasan Pasir Kraton Kramat ke Kementerian PKP. Revitalisasi ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas permukiman sekaligus mengatasi persoalan banjir yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Usulan tersebut mencakup penataan kawasan permukiman, perbaikan sistem drainase, peninggian jalan lingkungan, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Terjang Pekalongan, Dinperkim Fokus Data Rumah Rusak dan RTLH
Solusi Jangka Panjang Penanganan Banjir
Pemkot Pekalongan menilai bahwa penanganan banjir di Pasir Kraton Kramat tidak cukup hanya dengan solusi sementara. Diperlukan langkah jangka panjang yang terintegrasi agar kawasan tersebut lebih tahan terhadap genangan air.
Melalui revitalisasi kawasan, diharapkan sistem pengelolaan air dapat berjalan lebih baik dan risiko banjir dapat diminimalkan, terutama saat musim hujan atau terjadi rob.
Dukungan Pemerintah Pusat Diharapkan
Pemkot Pekalongan berharap Kementerian PKP dapat memberikan dukungan terhadap usulan revitalisasi tersebut, mengingat skala permasalahan yang membutuhkan anggaran dan perencanaan komprehensif. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dinilai sangat penting untuk percepatan penanganan kawasan rawan banjir.
Dukungan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di kawasan Pasir Kraton Kramat.
Upaya Penanganan Sementara Terus Dilakukan
Sambil menunggu realisasi program revitalisasi, Pemkot Pekalongan melalui dinas terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan sementara. Di antaranya dengan memastikan saluran drainase tetap berfungsi, membersihkan sampah yang menyumbat aliran air, serta melakukan pemantauan kondisi banjir secara berkala.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko genangan.
Harapan Warga akan Lingkungan Lebih Layak
Warga Pasir Kraton Kramat berharap usulan revitalisasi tersebut dapat segera terealisasi. Mereka menginginkan lingkungan permukiman yang lebih aman, sehat, dan terbebas dari banjir yang selama ini menjadi persoalan utama.
Dengan adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, masyarakat optimistis kondisi kawasan Pasir Kraton Kramat dapat berubah menjadi lebih tertata dan layak huni di masa mendatang.





